Masa Depan UMKM

a 2 - Masa Depan UMKM

Grab Indonesia dipercayai jadi salah satunya pengisi materi dalam Bootcamp Pahlawan Digital UMKM. Program yang diprakarsai Kementerian Koperasi UKM (KemenkopUKM) itu mempunyai tujuan menjaring banyak inovator muda untuk menolong UMKM naik kelas ditengah-tengah epidemi.

Putri akui tetap yakin pada kemampuan anak negeri serta golongan muda Indonesia. Menurutnya, ke-30 inovator yang dipilih ini mempunyai persamaan dalam soal pengembangan, kreasi serta entrepreneurship pola pikir.

“Mereka dapat lihat banyak permasalahan yang ditemui UMKM serta dapat memberi jalan keluar. Berikut yang membuat program Pahlawan Digital UMKM jadi benar-benar istimewa,” tandas Putri.

Untuk info, beberapa inovator yang ikuti bootcamp ini mempunyai kekhasan dalam memberi jalan keluar digital buat UMKM. Krealogi contohnya, sediakan basis digital untuk manajemen rantai pasok (suplai chain) buat UMKM kriya. Ada juga Mantab yang mendigitalisasi pedagang minuman keliling.

Femalepreneur.id yang mendayagunakan UMKM wanita dengan sediakan basis evaluasi pendidikan kewirausahaan lewat kelas interaktif serta pendampingan intens. Sebagian dari mereka mendayagunakan beberapa petani, peternak serta nelayan dengan digitalisasi seperti Bisnisternak.id, Kang Duren, Belanjaikan.com serta Bonsay.

Kecuali beberapa basis di atas, beberapa inovator yang berhasil lolos seleksi 30 besar yang lain ialah AppOn, Ayowebs, Auto Pilot Store, Bisa.id, Booble.id, Cabang, serta Chatbiz.id. Ada pula CrediBook, Doit BMI, Gets.id, Hey Indonesia, Keroncongantar.com, Click Directory, serta Kopral. Disamping itu, ada Lapak Pintar, Lowcost Indonesia, Optima UKM, Plaza Dayeuhluhur, Restoku, Soodu.id, Kururio, Finata serta GardhaCatering.

Author: Colleen Terry