Gelombang Bono di Sungai Kampar, keajaiban dari Indonesia (Dok Kemenpar) Kampar – Rekreasi Riau memang tidak setenar Bali atau Yogyakarta. Tetapi, propinsi itu mempunyai bentangan alam yang sip, termasuk juga surfing di sungai, bukan pantai.
Riau terus meningkatkan rekreasi. Baik alam, riwayat, atau kulinernya. Spesial. rekreasi alam, pantai, air terjun, serta sungai jadi pemantik ketertarikan pelancong.
Simak juga: Bayi Gajah Sumatera Lahir di PLG RiauBerikut tiga dari beberapa ratus rekreasi alam yang dipunyai Riau:
1. Lubuk Torok di Siabu
Lubuk Torok ada di Propinsi Riau. Terdapat di Sungai Mudik, persisnya di Dusun Pinaso, Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar. Tempat wisata ini adalah salah satunya tujuan tempat rekreasi yang dekat dari Pekanbaru.
2. Air Terjun Batu Dinding
Pintu masuk ke arah Desa Tanjung Belit lewat Desa Lipatkain, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Dari Kota Pekanbaru, ke arah Desa Lipatkain, Kabupaten Kampar, lantas masuk ke ke arah Desa Tanjung Belit.
Di perjalanan kita melalui permukiman masyarakat, kebun sawit, kelompok kerbau yang lewat di jalan. Capai tempat wisata Air Terjun Batu Dinding sekarang ini tidak sesusah dulu.
Traveler perlu bayar ticket masuk Rp10.000 per orang. Selanjutnya traveler bisa masuk melalui perbukitan memakai sepeda mobil dan motor dengan situasi jalan yang sudah dibuat masyarakat dengan menumpuk bebatuan mempermudah warga untuk mendaki ke atas.
3. Sungai Kampar Ombak Bono
Ombak Bono ialah kejadian alam karena ada tatap muka arus sungai ke arah laut serta arus laut yang masuk di sungai karena pasang.
Berseluncur di Sungai Kampar bisa menjadi pengalaman yang tidak akan terlewatkan sebab sungai ini unik sekaligus juga fantastis karena ada gelombang besar yang bisa ditunggangi beberapa peselancar. Gelombang pasang raksasa yang menyapu masuk ke Sungai Kampar sejauh 50 km sampai 60 km.